Pusat TISDA merupakan salah satu unit di BPPT yang bergerak di bidang Pengkajian Teknologi Inventarisasi Sumberdaya Alam. PTISDA aktif dalam pengkajian dan penerapan teknologi di bidang Penginderan Jauh (Remote Sensing),Sumber daya Kelautan dan Pesisir, Sistem Informasi Geografis, Sistem Survey Terestris, dan Valuasi Sumber Daya Alam

Tentang Geostech
Berita
Produk
Fasilitas
Hubungi Kami

CUACA TERKINI


DINAMIKA KUNJUNGAN

Har ini 172
Kemarin 995
Minggu ini 1621
Bulan lalu 3547
Total Kunjungan 16774
     
 

MITRA KERJA

RISTEK
Badan Informasi Geospasial
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika
Badan Nasional Penanggulangan Bencana
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

DINAMIKA KEGIATAN PTISDA

PELUNCURAN DAN DISEMINASI PRODUK INOVASI “PTISDA” UNTUIK INDONESIA JAYA
 
Senin, 19 Januari 2015
(23) Jika kamu suka
 
Tujuan utama dari acara “Peluncuran dan Diseminasi Produk Inovasi ‘PTISDA’ Untuk Indonesia Jaya” adalah untuk mensosialisasikan produk-produk inovasi yang telah dihasilkan oleh PTISDA BPPT kepada publik dan mitra terkait sebagai salah satu bentuk pertanggung-jawaban PTISDA BPPT kepada publik. Teknologi yang telah dikembangkan dan siap diaplikasikan tentu harus diketahui oleh publik dan mitra. Sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas, maka publik perlu mengetahui hasil dari investasi pada lembaga-lembaga riset dan pengkajian, khususnya BPPT sebagai Badan yang bertugas melakukan pengkajian dan penerapan teknologi di Indonesia. Kemudian, mitra perlu pula mengetahui agar bisa memilih jenis teknologi yang diperlukan dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
 
Registrasi Peserta
Rincian Berita
Di tengah upaya Bangsa Indonesia untuk berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia, Presiden Republik Indonesia telah menetapkan teknologi sebagai salah satu pilar pembangunan bangsa. Teknologi hasil karya anak bangsa harus mampu meningkatkan produktivitas sistem produksi, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Sejalan dengan upaya di atas, maka Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi telah melakukan reposisi untuk meningkatkan kontribusinya dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi yang inovatif. Sehubungan hal tersebut BPPT telah melakukan reposisi untuk meningkatkan kontribusinya dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi yang inovatif dan telah menetapkan visi baru:“Pusat Unggulan Teknologi Yang Mengutamakan Inovasi Dan Layanan Teknologi Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa, Peningkatan Daya Saing Dan Peningkatan Pelayanan Publik”. Agar menghasilkan teknologi yang dibutuhkan dan dapat digunakan oleh para mitra/pengguna, maka teknologi yang dikembangkan BPPT adalah teknologi yang menjadi prioritas nasional, sesuai arahan dalam RPJPN dan RPJMN. Secara spesifik, teknologi yang terkait dengan teknologi pengembangan sumberdaya alam yang telah digariskan untuk dikembangkan, salah satunya adalah “Teknologi Inventarisasi Sumberdaya Alam”.

Pusat Teknologi Inventarisasi Sumberdaya Alam (PTISDA) merupakan salah satu Pusat yang berada dibawah Kedeputian Teknologi Pengembangan Sumberdaya Alam (TPSA) BPPT mempunyai Visi:”Menjadi Pusat Unggulan Teknologi Karakterisasi, Pemodelan dan Akunting Sumberdaya Alam yang Mengutamakan Kemitraan dan Pemanfaatan Hasil Rekayasa Teknologi secara Maksimum di Bidang Teknologi Inventarisasi Sumberdaya Alam”. Dengan dukungan sumberdaya manusia yang handal dan multidisiplin keilmuan, berbagai macam produk inovasi telah dihasilkan oleh PTISDA. Beberapa produk inovasi yang telah dihasilkan tersebut sudah dimanfaatkan oleh mitra kerjasama, seperti Pemerintah Pusat/Daerah dan Mitra Industri lainnya.

Tujuan utama dari acara “Peluncuran dan Diseminasi Produk Inovasi ‘PTISDA’ Untuk Indonesia Jaya” adalah untuk mensosialisasikan produk-produk inovasi yang telah dihasilkan oleh PTISDA BPPT kepada publik dan mitra terkait sebagai salah satu bentuk pertanggung-jawaban PTISDA BPPT kepada publik. Teknologi yang telah dikembangkan dan siap diaplikasikan tentu harus diketahui oleh publik dan mitra. Sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas, maka publik perlu mengetahui hasil dari investasi pada lembaga-lembaga riset dan pengkajian, khususnya BPPT sebagai Badan yang bertugas melakukan pengkajian dan penerapan teknologi di Indonesia. Kemudian, mitra perlu pula mengetahui agar bisa memilih jenis teknologi yang diperlukan dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Kemampuan PTISDA BPPT mencakup : (1). Penguasaan metode karakterisasi melalui pengenalan pola (pattern recognition) berbagai obyek di permukaan bumi (laut dan darat) dari citra satelit remote sensing dan data lainnya; (2). Penguasaan metode sistem inventarisasi berbagai obyek di permukaan dan bawah permukaan bumi secara langsung (terrestrial), cepat dan akurat; (3). Penguasaan metode pemodelan sumberdaya alam dalam mendukung pembangunan disegala sektor, baik dengan menggunakan model sederhanan sampai kepada model lanjutan dengan tingkat kehandalan tinggi; (4). Penguasaan metode penyampaian informasi sumberdaya alam dalam sebuah sistem informasi geografis (spatial base) dan teknologi informasi lainnya; serta (5). Penguasaan metode valuasi sumberdaya alam (natural resources accounting). Kesemuanya ini didukung oleh kompetensi system rekayasa perangkat lunak untuk menghasilkan produk yang cerdas.

Produk inovasi yang akan diluncurkan dan di diseminasikan kepada mitra-pengguna antara lain: (1). Perangkat Lunak SIKBES-IKAN (sistem penjejak ikan nan cerdas); (2). BPPT’s Electronic Logboog for Fishery Observation System (BELFOS); (3). Perangkat Lunak HyperSRISoft (model prediksi produktivitas padi berbasis teknologi hiperspektral dan machine learning); (4). Metode Kerangka Sampel Area (KSA); (5). Model Akuntansi Sumberdaya Lahan Sawah (MORENA); (6). Sistim Informasi Dispersi Asap dan Polutan (SIDIAN); (7). Sistim Informasi Hujan dan Lava Dingin Jawa Tengah Berbasis Spasil (SIJAWAH); (8). Sistem prediksi Banjir berbasis pembelajaran mesin/machine learning (SIBAYUMANING); (9). Sistim Informasi Potensi Investasi (SIPI); (10). Sistim Informasi Kebakaran Hutan Berbasis Keruangan (SIARANG); (11). Model peramalan Organisma Pengganggu Tumbuhan (OPT) berbasis WEBGIS; (12). Metode analisis obyek bawah permukaan dengan Georadar dan Geolistrik; (13). Perangkat Lunak ASAP (Akunting Sumberdaya Alam Pesisir berbasis Expert System); (14). Perangkat Lunak SIASAT (Sistem Informasi Akuntansi Sumberdaya Alam Terpadu); (15). Sistim Informasi Hot-Spot berbasis spasial (SI-HOTS), dan produk lainnya.

Seluruh produk inovasi PTISDA telah dikemas dalam sebuah buku berjudul “Karya Terpopuler Teknologi Inventarisasi Sumberdaya Alam” dan siap diluncurkan dan dimanfaatkan oleh mitra pengguna dalam rangka membantu dan mendukung pengelolaan sumberdaya alam secara berkelanjutan serta percepatan pembangunan menuju Indonesia Jaya.

Pusat Teknologi Inventarisasi Sumberdaya Alam (PTISDA), BPPT
Direktur
Print

Gambar Pendukung
Penyerakan Cenderamata oleh DSLNG kepada para pejabat di lingkungan BPPT
Diskusi dan tanya Jawab
Sambutan Kepala BPPT : Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc
Sambutan Direktur PTISDA : Dr. Ir. Muhamad Sadly, M.Eng.
Penyajian dan penjelasan produk kepada peserta
Penyajian dan penjelasan produk kepada peserta
Penyajian dan penjelasan produk kepada peserta
Penandatangan Kerjasama antara PTISDA dengan Donggi Senoro dalam rangka pemberdayaan masyarakat pesisir disekitar wilayah DSLNG
Penandatangan Kerjasama antara PTISDA dengan Donggi Senoro dalam rangka pemberdayaan masyarakat pesisir disekitar wilayah DSLNG
Suasana Peserta di dalam ruangan auditorium BPPT
Suasana Peserta di dalam ruangan auditorium BPPT
Suasana Peserta di dalam ruangan auditorium BPPT
Registrasi Peserta
 
Survei pemetaan potensi sumber daya alam kelautan dan perikanan Perairan Banggai
 
Minggu, 23 November 2014
(19) Jika kamu suka
  Besarnya potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki perairan Banggai, sudah selayaknya dikembangkan agar dapat mendukung pembangunan secara nasional khususnya dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat nelayan.
 
Suasana di atas kapal
Rincian Berita
Besarnya potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki perairan Banggai, sudah selayaknya dikembangkan agar dapat mendukung pembangunan secara nasional khususnya dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat nelayan.

Berdasarkan pada potensi sumberdaya yang ada, maka pembangunan kelautan dan perikanan di Kabupaten Banggai diharapkan dapat menjadi salah satu aspek prioritas dalam memajukan kegiatan proekonomian daerah setempat. Hal ini perlu dipacu melalui proses kajian dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan kelestarian fungsi lingkungan hidup agar mampu memberikan sumbangan yang lebih besar pada upaya Pembangunan Nasional dan Pembangunan di wilayah tersebut

Dalam mendukung upaya tersebut yang sejalan dengan rencana penyusunan Rencana Zonasi WP-3-K (RZWP-3-K) yang merupakan Amanat UU No. 27 tahun 2007 jo UU No. 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, maka Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi khususnya Pusat Inventarisasai Sumberdaya Alam (PTISDA) berkerja sama dengan PT DONGGI-SENORO LNG (DSLNG) dalam kegiatan PENGEMBANGAN MASYARAKAT NELAYAN MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI MARITIM KEPADA MASYARAKAT, melakukan survei pemetaan potensi sumber daya alam kelautan dan perikanan serta segala macam aspek sosial budaya yang terkait didalamny yang nantinya dapat diharapkan sebagai bahan dalam menyusun kebijakan-kebijakan khusunya dalam mewujudkan masyarakat nelayan dan pesisir yang maju dan mandiri dengan tetap mempertimbangkan faktor kelestarian lingkungan khususnya lingkungan maritim.

Tahap pertama dalam kegiatan ini adalah Survei Oseanografi dan Survei Sosial budaya yang dilaksanakan dari tanggal 18 s/d 23 November 2014 yang melibatkan Tim PTISDA-BPPT, Universitas Muhammadia Banggai, serta msyarakat lokal.
Print

Gambar Pendukung
Tim Survei
Tim Survei
Penyaringan Air Laut untuk Analisis Laboratorium
CTD di Bawah Permukaan Laut
Botol Nansen di Bawah Permukaan Laut
Water Quality di Bawah Permukaan Laut
Current Meter di Bawah Permukaan Laut
Pengukuran Arus Laut dengan Current Meter
Pengukuran Suhu, Tekanan dan Densitas Air Laut dengan CTD
Pengambilan Sample Air Laut dengan Botol Nansen
Pengambilan Sample Air Laut dengan Botol Nansen
Pemantauan Arus Laut dengan Current Meter
Penentuan Posisi dengan GPS
Pengambilan Sample Air Laut dengan Botol Nansen
Pengukuran Kecerahan Perairan dengan Seichidisk
Penyaringan Air Sample dengan Planktonet
Pengambilan Sample dengan Planktonet
Suasana di atas kapal
 
Instalasi VLF Lightning Receiver di workstation LAPAN Pameungpeuk Garut.
 
Rabu, 19 November 2014
(18) Jika kamu suka
  Instalasi VLF Lightning Receiver di workstation LAPAN Pameungpeuk Garut.
 
Dr. Shuichi Mori dan Dr. Peiming WU bersama dengan staff lokal dari BPPT dan LAPAN
Rincian Berita
Pada tanggal 14 - 17 November 2014 telah dilakukan kegiatan instalasi vlf lightning receiver didaerah LAPAN Pameungpeuk Garut. instalasi VLF Lighting Receiver kali ini adalah station yang ke 2 setelah sebelumnya dilakukan instalasi di daerah serpong.

Proses Penginstalasian dilaksanakan oleh :
  1. Dr. Shuichi Mori (Jamstec)
  2. Dr. Peiming WU (Jamstec)
  3. Dr. Fadli Syamsudin (BPPT)
  4. Prabu Kresna Putra (BPPT)
  5. Nurdiansyah (BPPT)

VLF Lightning Receiver adalah sebuah lightning receiver dengan menggunakan frekuensi sangat rendah sekitar 40hz - 50hz, data direkam setiap 1 jam dan disimpan didalam harddisk secara terus menerus. data yang direkam dari lightning receiver ini dapat menangkap electric field dan magnetic field, yang apabila terdapat 3 station yang berbeda dengan spesifikasi yang sama maka data tersebut dapat diolah dan akan diketahui juga data dari time dan location nya. vlf ini dilengkapi dengan uninterruptible power supply sehingga memungkinkan komputer tetap menyala apabila terjadi matinya daya listrik,

Salah satu tujuan penginstalan dari VLF ini adalah mengetahui klimatologi karakteristik petir dan meso - skala badai lebih dari IMC , khususnya pada di Indonesia Dikarenakan Frekuensi petir di atas Indonesia Maritime Continent ( IMC ) cukup tinggi dan juga DKI Jakarta yang berpenduduk padat dan menjadi pusat. sehingga dapat terjadi kerusakakan yang cukup serius . Selain itu juga dapat mengetahui hubungan kejadian petir dengan GSMaP curah hujan dalam hal Variasi antar - tahunan, variasi musiman, Variasi intra - musiman.

Print

Gambar Pendukung
VLF Lightning Receiver
Komputer Operator
Dr. Shuichi Mori dan Dr. Peiming WU bersama dengan staff lokal dari BPPT dan LAPAN
 
PTISDA berpartisipasi dalam PIT ISOI XI 2014
 
Senin, 17 November 2014
(2) Jika kamu suka
  Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Sarjana Oseanografi Indonesia (ISOI) XI diselenggarakan 17 Nopember 2014 - 18 Nopember 2014 di Swiss-Belhotel Balikpapan, Kalimantan Timur.
 
Suasana Pertemuan ISOI
Rincian Berita

Adapun perwakilan personil PTISDA yang berangkat dan mengikuti presentasi :

1. Presentasi oleh Teguh Arif Pianto,SKom pada tanggal 17 Nov 13:00 - 13:55 dengan judul "Penerapan teknologi pemodelan spasial untuk penyusunan zonasi pengembangan budidaya rumput laut di Pesisir Tarakan, Kalimantan Utara"

2. Presentasi oleh Dr Sulaiman dengan judul "Penjalaran Gelombang Internal Soliter pada Topografi lereng dalam Fluida Dua Lapis pada tanggal 17 Nov pukul 13.00 - 13.55

3. Presentasi BELFOS ILVI pada tanggal 18 Nov pukul 08.30 - 09.25 dengan judul "Pengembangan Sistem Informasi Elektronik Pencatatan Tangkapan Ikan (BELFOS)"

4. Presentasi oleh Awaluddin,SPi mengenai zonasi FG pelagis di banggai pada tanggal 18 Nov pukul 14.00 - 14.50.



Jadwal presentasi
Print

Gambar Pendukung
Staf PTISDA Pemaparan pada Pertemuan ISOI
Suasana Pertemuan ISOI
 
Kunjungan Direktur ke SPACEBEL di BELGIA
 
Minggu, 16 November 2014
(3) Jika kamu suka
  Kunjungan Direktur berlangsung tanggal 17 Nopember 2014 - 21 Nopember 2014 di SPACEBEL BELGIA.
 
Bpk Dr. Muhammad Sadly di BELGIA
Rincian Berita

Kunjungan Direktur berlangsung tanggal 17 Nopember 2014 - 21 Nopember 2014 di SPACEBEL BELGIA.

Kunjungan Direktur PTISDA Bpk Dr. Muhammad Sadly,MEng dengan Kepala Bidang TASDA Bpk. Dr. Agustan dalam rangka program pembangunan Nusantara Earth Observation Satellite.

Spacebel didirikan sejak tahun 1988 dan merupakan sistem Ruang Belgia dan rekayasa perangkat lunak perusahaan yang telah berkembang di pasar Space untuk menjadi pengembang terpercaya solusi IT canggih dan penyedia layanan TI yang terkait. Hari ini, Spacebel dalam campuran internasional pemasok sistem satelit kecil.

Spacebel beroperasi di aplikasi pemantauan sektor Ruang dan Bumi, melayani lembaga antariksa, departemen pemerintah, perusahaan penerbangan besar, lembaga-lembaga Eropa serta pasar komersial. Kami aktif di beberapa domain, terutama Bumi observasi, penerbangan Space, dan ilmu pengetahuan, tetapi juga telekomunikasi, navigasi, eksplorasi, peluncur, balon dan ruang kesadaran situasional.
Print

Gambar Pendukung
Bpk Dr. Muhammad Sadly,MEng di Spacebel BELGIA
Dr. M Thierry(Managing Director) dan Bpk Dr. Muhammad Sadly,MEng dengan Satelit Mikro PROBE V(140 kg) di Spacebel
Satelit Proba-V BELGIA
Bpk Dr. Muhammad Sadly di BELGIA
 
Total Data : 90 / Halaman 1 dari 18
010203040506070809101112131415
16171819

2015-01-19 | PELUNCURAN DAN DISEMINASI PRODUK INOVASI “PTISDA” UNTUIK INDONESIA JAYA
2014-11-23 | Survei pemetaan potensi sumber daya alam kelautan dan perikanan Perairan Banggai
2014-11-19 | Instalasi VLF Lightning Receiver di workstation LAPAN Pameungpeuk Garut.
2014-11-17 | PTISDA berpartisipasi dalam PIT ISOI XI 2014
2014-11-16 | Kunjungan Direktur ke SPACEBEL di BELGIA
2014-11-12 | Fiber Etalon Solar (FES)
2014-11-07 | Kuliah Umum Tim Hyperspectral di UNILA
2014-11-06 | Diseminasi Synthetic Aperture Radar (SAR)
2014-11-03 | Pelantikan Peltu Kasub Bag TUP TPSA / MUK TPSA
2014-10-31 | Diseminasi dan Sosialisasi Aplikasi Teknologi Remote Sensing dan Radar Cuaca
2014-10-28 | Best session presenter Bpk Albertus Sulaiman
2014-10-18 | Diseminasi ke Universitas Lampung
2014-10-15 | Kuliah Umum Teknologi Kelautan dari Schmidt Ocean Institute (SOI), USA
2014-10-07 | Pemetaan Potensi Sumberdaya Alam Pohon Sagu di Wilayah Sorong Selatan.
2014-09-23 | Capacity Building Workshop of Satellite Remote Sensing for Southeast Asian Scientists
2014-09-23 | Survei Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Das Kakab, Kalimantan Tengah
2014-09-12 | SARASEHAN POROS MARITIM
2014-09-10 | Pelatihan peta interatif bebasis website
2014-09-09 | LOKAKARYA NASIONAL
2014-09-08 | Penandatanganan MoU

 
Peserta pelatihan sangat antusias
Staf PTISDA Pemaparan pada Pertemuan ISOI
Produk Inovasi SIKBES
Presentasi SRISOFT (Dr. Sidik Mulyono)
Survei WP 2.1 : Pemrosesan Data Spasial dan Validasi model -3
 Perikanan budaya ikan tawar (ikan nila gift, ikan mas dan ikan tuna)
Persiapan Alat Survei
Suasana di atas Kapal
Tim Survei
Tim Futsal PTISDA
Alm Retno
Tim Survei
Tampilan web monitoring hotspot
Serah Terima Jabatan
Ekspose hasil kegiatan “Hyperspectral-OPT”
Konsorsium Nasional untuk Kemandirian di bidang Satelit
Hasil Prediksi Pertumbuhan tanaman Padi di Jawa Tahun 2014
Bpk. Yudi Adityawarman ujicoba perangkat dengan Tim KKP Bali
Sensor system dan data processing di dalam pesawat GS II
Presentasi dipresentasikan oleh Bpk Hari Priyadi,ST
Copyright © 2014 PTISDA - GEOSTECH. All rights reserved.   BPP TEKNOLOGI